Iklan Tengah Artikel 1

Bahaya berkata bohong/dusta

Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay

Jagalah lisanmu dari kata bohong, baik sungguhan atau sekedar bergurau. Janganlah kamu membiasakan lisan berkata bohong, meskipun hanya bercanda sebab hal itu akan menyebabkan berkata bohong sungguhan.
Padahal bohong merupakan induk dari dosa-dosa besar. Kemudian apabila kamu telah diketahui biasa berbohong oleh orang-orang, maka hilanglah keadilan, lenyaplah pengaruh ucapanmu dan orang-orang akan menganggapmu rendah.
Apabila kamu ingin mengetahui kejelekan kebohonganmu, maka lihatlah kebohongan orang lain. Betapa kamu muak terhadap omongan bohongnya, betapa kamu meremehkan pelakunya dan betapa kamu menganggap jelek terhadap apa saja yang dikemukakannya, begitulah cara untuk melihat cacatnya dirimu. Sesungguhnya kamu tidak dapat mengetahui kejelekan-kejelekan dirimu sendiri, tapi kamu tentu bisa melihat dan mengetahui kejelekan orang lain. Apa saja yang ada pada diri orang lain kamu anggap jelek maka perkara itu jika ada pada dirimu pasti juga dianggap jelek oleh orang lain. Oleh karena itu janganlah kamu berkata berbohong yang menyebabkan orang lain menjadi benci dan meremehkan dirimu.

Sumber: (Bidayah Al-Hidayah, Abu Hamid Al-Ghozali)

Semoga bermanfaat untuk kita semua

0 Response to "Bahaya berkata bohong/dusta"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel